Sebuah Jurnal

Showing posts with label Hanoi. Show all posts
Showing posts with label Hanoi. Show all posts

8D7N Siem Reap – Ho Chi Minh – Hanoi Budgeting

Sebagai traveller dengan banyak pertimbangan, mau yang murah tapi nggak ribet, mau yang enak tapi nggak mahal, mau waktu singkat tapi komplit, jadilah liburan tiga kota ini terbentuk dan terjalani. Pastinya plus minus karena waktunya terbatas. Tapi seru karena dapat banyak pengalaman dan moment baru.

Berikut ini saya share rangkuman biaya perjalanan saya selama delapan hari itu. Keseluruhannya itu biaya untuk satu orang. Hanya biaya transportasi, tur, dan hotel. Kenapa makanan dan suvenir enggak? Karena itu tergantung masing- masing traveller dan selera juga beda- beda kan. Jadi untuk makan, bervariasi. Bagi traveller yang nggak hobi kulineran, makan seadanya rasanya sudah cukup, ataupun makan di restoran siap saji di dekat hotel juga oke, tapi beda lagi bagi traveller yang hobi kulineran juga. Budgetnya pasti beda lagi.

Bus No 86 to Noi Bai International Airport


Pagi itu saya bangun dengan malas. Agak berat rasanya karena liburan sudah akan berakhir. Pakaian dan perlengkapan sudah kami bereskan kemarin sebelum tidur. Tinggal mandi dan melakukan proses check out.

Thank you, Hanoi Old Centre :)
Karena masih pagi dan kami sudah akan berangkat ke bandara, sarapan kami dibungkus oleh pihak hotel. Kami memilih naik bus menuju bandara dari terminal Long Bien. Teringat pertama kali turun di Long Bien dalam kondisi yang kurang bersahabat, kali ini saya memesan taksi online untuk mengantarkan kami ke Long Bien.

Menikmati Hoan Kiem di Akhir Pekan



Tiga hari di Hanoi rasanya kurang puas. Hari pertama dihabiskan untuk main ke Ha Long Bay. Hari keduanya kami eksplor West Lake. Sorenya saat sudah di kamar hotel, baru teringat, tempat paling awal dan paling dekat yang ingin didatangi justru kelupaan. Waktu itu jam sudah menunjukkan pukul empat sore. Masih ada Ngoc Son Temple (Temple of the Jade Mountain) di Hoan Kiem Lake yang ingin dikunjungi.

Ngoc Son Temple

Huc Bridge - Hoan Kiem
Maka, saya dan Papa pun langsung keluar hotel lagi karena takut kesorean. Kuil masih ramai. Sayangnya kartu pelajar saya ada di tas yang saya tinggal di kamar hotel. Jadi tidak dapat harga pelajar. Ngoc Son Temple terletak di sebuah pulau kecil di bagian utara Hoan Kiem Lake.

Gerbang menuju Huc Bridge
Turtle Tower nun jauh di sana
Zoom in dulu biar bisa melihat lebih dekat Turtle Towe
Pengunjung yang masuk ke kuil wajib memakai pakaian sopan. Di seberang loket penjualan tiket terdapat loket untuk meminjam jubah berlengan panjang yang bisa dipinjam oleh pengunjung untuk masuk ke dalam kuil. Kuil ini tidak besar, hanya saja di bagian dalamnya, pengunjung bisa memandangi Hoan Kiem Lake dan Turtle Tower dari kejauhan. Selain untuk sembahyang, di dalam kuil juga terdapat spesimen kura- kura raksasa yang menjadi simbol di area Hoan Kiem ini.

Jelajah Kampus Pertama di Vietnam : Temple of Literature

Gerbang depan Temple of Literature
Temple of Literature masuk ke dalam daftar must visit saya dalam perjalanan ke Hanoi kali ini. Menilik sejarahnya membuat saya penasaran dengan situs yang satu ini. Dari One Pillar Pagoda, kami berjalan lagi ke kuil ini. Tentu saja dengan Banh Mi sebagai teman perjalanan karena perut sudah minta diisi.

Jadwal Operasional dan Harga Tiket Masuk
Enaknya kalau masih jadi pelajar. HTM diskon dimana- mana :D
Temple of Literature ini merupakan kuil yang didedikasikan bagi Confucius. Temple of Literature menjadi  universitas pertama di Vietnam kala itu. Areanya luas sekali dan dibagi menjadi beberapa bagian. Pengunjung yang datang bisa mendapatkan tiket masuk seharga VND 30.000 dan khusus pelajar, harga tiket masuknya VND 15.000 saja lho. Saya mencoba menunjukkan kartu mahasiswa saya dan dapat harga pelajar. Yeeiii ^^

Satu Jam Di Ho Chi Minh Mausoleum dan One Pillar Pagoda

Pepohonan di sepanjang jalan khusus pedestrian
Hal menarik di West Lake adalah baik kuil maupun situs sejarahnya berdekatan. Jadi setelah berkunjung ke Tran Quoc Pagoda, saya dan Papa jalan kaki ke Ho Chi Minh Mausoleum. Jaraknya nggak jauh. Jalan kaki paling 4-5 menit sampai. Salah satu hal yang membuat saya nyaman di Vietnam adalah banyaknya taman kota yang kami jumpai selama di sini. Kalau nggak taman, pasti ada pepohonan di tepi jalan yang lebar di sana.


Presidential Palace
Pengunjung dapat melihat Presidential Palace yang berada di dekat Ho Chi Minh Mausoleum. Istana kepresidenan ini dulunya menjadi tempat tinggal Ho Chi Minh hingga akhir hayatnya. Istana yang selesai dibangun pada 1906 ini didesain dengan gaya Eropa oleh arsitek yang bernama Auguste Henri Vildieu. Pengunjung tidak diizinkan untuk masuk ke area istana. Jadi kami hanya bisa melihat kemegahan istana kuning itu dari balik pagar berterali besi yang terkunci.

Mengunjungi Kuil Budha Tertua di Hanoi : Tran Quoc Pagoda

Tran Quoc Pagoda
Salah satu agenda untuk mengisi hari terakhir di Hanoi adalah mengunjungi kawasan West Lake. Tran Quoc Pagoda menjadi first stop kami setelah bus no.14 menurunkan kami di area West Lake. Bagi teman- teman yang tidak menggunakan aplikasi Google Maps, tinggal ikuti jalan di sepanjang danau. Tran Quoc Pagoda terletak di bagian timur West Lake.

Kuil di area taman
Pagoda ini merupakan pagoda (kuil) tertua umat Budha di Hanoi. Walaupun dibangun lebih dari 1500 tahun lalu pada masa pemerintahan Kaisar Ly Nam De, pagoda ini tetap berdiri kokoh dan dirawat dengan sangat baik. Kuilnya juga nyaman dan bersih.

Bus No.14 to West Lake

Pagi itu kami berpindah hotel. Sengaja untuk malam terakhir di Hanoi, saya mencari hotel di sekitar Hoan Kiem Lake. Karena sudah tahu hotelnya dimana dan dekat, kami berjalan kaki. Sesampainya di hotel, karena masih pagi, kami drop baggage saja lalu langsung memutuskan untuk jalan- jalan ke West Lake dan sekitarnya, seperti yang sudah direncanakan.
VND 7000 untuk membawa kamu ke West Lake
Busnya nyaman dan sudah model baru. Ada WiFinya juga loh ^^
Kenapa ke West Lake? Awalnya pengin ke sana karena nama West Lake terdengar keren – menurut saya. Di sekitar danau ada bus yang sedang berhenti dan menunggu penumpang. Bus itu bernomor 14 dan saya bertanya kepada kernetnya apakah ada melewati West Lake. Beruntung sekali abang kernet bisa berbahasa Inggris. Lancar pula. Jadi saya nggak harus browsing dan menunjukkan gambar West Lake ke abang. He he.. Abang kernet juga memberitahu kami saat kami hendak turun dan harus mengambil jalan ke arah mana agar bisa sampai tepat di danaunya.


Hanoi Old Centre Hotel – Hoan Kiem, Hanoi

Setelah dua malam menginap di daerah Old Quarter, kami pindah hotel. Pesannya di daerah Hoan Kiem biar dekat kalau mau jalan kaki ke danau. Pilihan jatuh pada Hanoi Old Centre Hotel. Dan benar, hotel ini memang sangat dekat dengan Hoan Kiem Lake. Kamarnya juga yang paling oke di antara semua hotel yang pernah saya review dalam trip Indocina kali ini.

Reception 


Hanoi Old Centre Hotel terletak di Hang Hanh Street. Lagi- lagi, malam sebelumnya pas nyari makan, ke TKP dulu biar nggak muter- muter sama ransel lagi. Ha ha. Nggak jauh dari Hanoi Buddy. Pagi setelah sarapan dan check out dari Hanoi Buddy, saya dan Papa langsung jalan ke hotel ini.