Sebuah Jurnal

Showing posts with label what to do. Show all posts
Showing posts with label what to do. Show all posts

Misi Menyelamatkan Pundi: Kembali Ke Laman Blog Lama

 


In this economy…

In this economy…

Penggalan kalimat ini marak berseliweran. Saya awalnya mengira ini hanya sebatas tren di utas. Namun kini rasanya semakin nyata. Masa yang tengah kita hadapi kini, salah satunya inflasi yang cukup tinggi, membuat kita harus senantiasa cermat dan waspada dalam mengatur keuangan. Saya setahun belakangan ini sudah mulai berhemat dikarenakan memang sedang ada kebutuhan yang mengharuskan saya memotong anggaran di beberapa bagian. Pada tulisan kali ini, saya ingin sharing dan berbagi pengalaman, siapa tahu bermanfaat in this economy. Ha ha. Kan, memang cocok.

 

Anggaran pertama yang saya hilangkan adalah berhenti berlangganan aplikasi mendengar lagu dan sewa domain. Saya biasanya pakai Spotify family plan. Memang murah, per bulannya tidak sampai dua puluh ribu. Namun ditambah dengan beberapa anggota keluarga yang tidak membayar, lumayan juga. Jadi saya putuskan untuk membubarkan “keluarga” ini dan menggunakan fitur non-premium. Iklan? Tidak mengapa. Kebetulan saya juga sedang tidak boleh sering pakai airpods sehingga aplikasi lebih jarang saya buka.

Perjalanan Singkat Di Tangkahan | Menginap Di Terrario Tangkahan


 


Saat mencoba menuangkan cerita perjalanan saya kali ini, hujan lebat tengah melanda Medan. Sontak pikiran saya kembali pada moment dua malam yang lalu – di Tangkahan. Ya, saya baru saja kembali ke Medan siang tadi. Bersyukur sepanjang perjalanan cuaca cerah.

 

Semakin ke sini, saya merasa harus menuliskan jurnal perjalanan saya secepat mungkin. Meski berkesan, namun detil kecil sering terlupa. Jadilah saya di sini, dengan separuh hati masih tertinggal di Tangkahan, mulai duduk menyesap secangkir kafein sambil mulai menulis.


 



Agenda liburan ke Tangkahan baru terlaksana saat Wie, sahabat saya, mengajak menginap ke Terrario, sebuah penginapan berkesadaran yang sudah menjadi incaran saya sejak lama. Saya pun mengiyakan dengan semangat penuh. Kebetulan liburan Lebaran ini tidak ke mana- mana. Jodoh memang selalu datang di waktu yang tepat.

 

Belanjaan Sebelum Berangkat Ke Bangkok

 


Judul postingan ini terdengar hiperbola ya teman- teman. Kenapa belanjanya malah sebelum ke Bangkok? Nah jadi di postingan ini saya share beberapa item yang berguna banget selama saya liburan di Bangkok lebaran (April 2023) lalu. Yang bisa dipersiapkan di awal lebih baik, kan? Saya akan bagi per bagian ya.

 

Jalan- Jalan ke Kuala Lumpur Setelah Pandemi


Kaki ini kembali menjejak negeri jiran terdekat setelah dua tahun absen karena pandemi. Senang sekali karena aktivitas pariwisata dan perekonomian perlahan kembali aktif. Pada kesempatan kali ini, saya akan mengajak teman- teman untuk virtual trip singkat melalui postingan blog dan beberapa video yang akan diunggah ke Youtube Gelembung Cerita

 

Sebelumnya sudah banyak juga yang ngetrip ke Kuala Lumpur dan menanyakan ke saya. Tapi waktu itu saya masih belum bisa kasih update karena memang belum main ke sana. Setelah menunggu, kesempatan pun datang dan saya akan share info yang saya tahu ya. Jika ada yang mau ditambahkan atau ditanya, boleh komen ya di kolom postingan di bawah ini. Skuy kita mulai!

 

Hidden Gem di Pasar Santa: Post Book, Kawaki Roastery, dan Sate Padang Ajo Ramon



Sedikit interupsi di tengah postingan perjalanan saya ke Malang dan sekitarnya, saya hampir lupa untuk membagikan keseruan di Pasar Santa sebelum saya pulang dari Jakarta. Sebelumnya sudah saya kepoin dulu pasar yang satu ini. Mohon maaf karena saya bukan tipe yang bisa mendadak ke mana-mana – atau saya akan terserang panik jika belum tahu mau ngapain kalau sudah datang ke suatu tempat.

Terbius Pesona Bromo



Bromo menjadi awal terwujudnya perjalanan ke Malang ini. Dimulai dari kalimat- kalimat, seperti “Bromo bagus ya katanya,” “Aku belum pernah ke Bromo nih” dan akhirnya hari ke Bromo pun tiba.


Kami memilih private trip agar lebih bebas. Tak lupa kami menyertakan fotografer agar nggak repot- repot dengan urusan foto- foto. Penantian panjang itu akhirnya tiba. Malamnya kami bersiap di hotel menunggu dijemput pas tengah malam.

 

Hari 2- Eksplorasi Tumpak Sewu



Pagi itu langit seakan turut mendukung kami untuk melakukan aktivitas alam. Ya, hari ini kami akan mengunjungi salah satu air terjun ter-hits se-Malang Raya. Katanya kalau ke Malang wajib main ke Tumpak Sewu yang berlokasi di Lumajang. Oleh karena itu, saat perjalanan ini disusun, kami menyelipkan agenda ke Tumpak Sewu setelah konsultasi ke operator tur.

 

[COBA YANG BARU] Rafting di Sei Bah Bolon



Rafting, yuk!”
“Tapi aku ngga bisa renang.”
“Ngga harus bisa renang, kan pakai pelampung, jadi tenang aja.”
. . .
Berawal dari ajakan dan saya diyakinkan bahwa saya akan baik- baik saja bermain air (di sungai) walaupun saya tidak bisa berenang, saya daftar juga untuk ikut mengarungi jeram di Sei Bah Bolon. Operatornya pakai Ancol Arung Jeram. Katanya sih aman untuk pemula, bahkan peserta yang tidak bisa berenang seperti saya juga bisa ikutan.