Katanya di Pham Ngu Lao ada terminal bus tapi semalaman
jalan kaki nggak kelihatan. Barulah setelah diberitahu oleh staf hotel, ketemu
terminalnya. Pagi itu kami ke terminal dulu, untuk cari tahu besoknya naik bus
nomor berapa ke bandara. Untuk ke bandara, teman- teman bisa menumpang bus no.
109. Busnya berwarna kuning, free WiFi di
dalam bus dan rutenya langsung ke bandara.
![]() |
| Masing- masing bus sudah ada tempat menunggunya. 1 nomor bus 1 peron |
Oke, setelah tahu jadwal bus dan nomornya, saatnya jalan-
jalan. Ke mana? Ke kantor pos yang legendaris itu dulu. Pas saya bilang post office, kernet busnya sempat
bingung pertanda nggak mengerti. Lalu, saya tunjukkan gambar kantor pos barulah
dia menyuruh kami naik. Bus nyaman itu bernomor 36 dan harganya hanya VND 6.000
kalau dikurs ke Rupiah sekitaran Rp 3.900,-
![]() |
Bus tidak turun tepat di depan kantor pos, kami harus
berjalan sedikit lagi. Waktu itu, kartu SIM saya sedang bermasalah sehingga
tidak bisa internetan. Beruntung di tengah kota, ada Wi-Fi gratis. Keren banget
ya, hampir di setiap titik – setidaknya yang menjadi tempat wisata favorit
turis – pasti ada Wi-Fi.
| After Rain |





